1. Angkatan balai pustaka (angkatan 20-an)
Ciri umum:
- Tema berkisar tentang konflik adat antara kaum tua dengan kaum muda, dan kawin paksa
- Bahan ceritanya dari minangkabau
- Bahasa dipakai bahasa melayu
2. Angkatan punjangga baru (angkatan 30-an)
Ciri umum:
- Bahasa yang dipakai bahasa Indonesia
- Temanya tidak hanya tentang adat atau kawin paksa tetapi mencakup masalah yang kompleks seperti: emansipasi wanita, kehidupan, kaum intelek dan sebagainya.
- Bentuk puisinya puisi bebas, mementingkan keindahan bahasa, dan mulai digemari bentuk baru yang disebut soneta, yaitu puisi dari italia yang terdiri dari 14 baris.
Contoh:
Amir Hamzah : Nyanyi Sunyi (kumpulan puisi)
Buah Rindu(kumpulan puisi)
Setanggi Timur(kumpulan puisi)
Y.E. Tantengkeng: Rindu Dendam (kumpulan puisi)
3. Angkatan ‘45
Ciri umum:
- Puisinya bercorak ekspresionisme
- Bentuk prosa maupun puisinya lebih bebas
- Tema dan seting yang menonjol adalah revolusi
- Lebih mementingkan isi daripada keindahan bahasa
Contoh:
Chairil Anwar : -Deru Campur Debu (kumpulan puisi)
-Tiga Menguak Takdir (kumpulan puisi bersama Apin dan Asrul Sani)
4. angkatan ‘66
Ciri umum puisinya:
- Tema yang menonjol adalah protes sosial dan politik
- Menggunakan kalimat-kalimat panjang mendekati bentuk prosa
Contoh:
- W.S. Rendra : Ballada Orang-orang Tercinta (kumpulan puisi)
- Taufiq Ismail: Tirani (kumpulan puisi)
Benteng (kumpulan puisi)
Keterangan:
Ekspresionisme : Aliran seni melukiskan perasaan dan pengindraan batin yang timbul dari pengalaman – pengalaman diluar yang diterima tidak saja oleh pancaindra melainkan juga oleh jiwa seseorang.
Emansipasi : Pembebasan dari perbudakan.
Macam macam Rima :
- Rima Sempurna
Rima sempurna ialah rima atau persamaan bunyi yang terdapat pada suku-suku akhir.
Misalnya:
Da-tang Ga-gah de-ras ma-ri
Pe-tang me-gah ke-ras la-ri
- Rima tak sempurna
Rima tak sempurna ialah yang terdapat pada sebagian suku-suku akhir saja.
Misalnya :
Da-ku ha-ti pu-lang le-pas
La-lu ka-mi ter-bang br-bas
- Rima mutlak ialah rima yang terdapat pada dua kata atau lebih secara mutlak. Yaitu dua kata tersebut persis berbunyi
Misalnya:
Senyum hatiku senyum
Girang hatiku girang
Di sini gunung di sana gunung
Di sini bingung di sana bingung
- Rima terbuka ialah rima yang terdapat pada suku akhir terbuka, rima yang berakhir dengan suku kata terbuka, atau dengan vocal sama.
Misalnya:
Ta-ri ba-ra ku-tu ka-la
Pa-ri ta-ra bu-ku sen-ja
- Rima tertutup ialah rima yang terdapat pada suku kata tertutup atau suku mati, karena diakhiri oleh bunyi konsonan.
Misalnya:
Ma-lam ge-tar hi-lang be-ras
Ke-lam da-tar ter-bang pe-ras